Senin, 15 Juni 2015

Arakan Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak di Polda Lampung

Lapahan Sai batin
Ada yang tak biasa di kota Bandar Lampung pada hari Minggu kemarin (14/6), sebuah arak-arakan (sussung) agung kerajaan adat Paksi Pak Sekala Brak mengawal sang Raja yang jenderal, Yang Mulia Sai batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Brigjen. Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 menuju gerbang Polda Lampung sebagai Kapolda Lampung yang baru. Arakan ini dihadiri juga oleh sultan Kepaksian Sekala Brak lainnya, raja-raja marga, komunitas adat Marga Lima Way Handak dari Kalianda, hingga raja-raja Nusantara dari Sulawesi.

Di kehidupan sehari-hari, sussung adalah salah satu kebudayaan adat Lampung Saibatin yang biasa dijumpai di Lampung Barat, bumi Sekala Brak. Prosesi adat sussung biasa digunakan sebagai penyambutan raja, tamu terhormat, atau juga pengantin. Arak-arakan tersebut biasa dimulai beberapa ratus meter dari tempat yang dijadikan sebagai perhelatan acara serta selama prosesi juga diiringi oleh tabuhan alat musik hadra. #cmiiw

Berikut  foto-foto di acara tersebut:
Kaki prajurit
Pahar (tempat makanan)
Pembawa pahar
Aban gemisikh, digunakan untuk mengarak raja atau pengantin adat Lampung Saibatin
Sultan Kepaksian Buay Belunguh (baju hitam-tengah)
Pedang Istambul, pedang prajurit Puting Beliung
Polisi berfoto
Pengabadi momen sebelum sussung dimulai
Arakan yang diawali dengan tari pedang tunggal Samang Begayut
Tentara Puting Beliung, pasukan khusus sang Raja
Perdana Menteri Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak, Pun Ike Edwin Gelar Gusti Batin Mangkunegara
Seragam tentara Baju Besi
Tentara Baju Besi Paksi Pak Sekala Brak
Perdana Menteri Sekala Brak bercengkerama dengan para raja-raja Nusantara dari Sulawesi
Emblem Kepaksian Buay Pernong Sekala Brak di baju raja Gowa
Arakan Saibatin menuju Gedung Kuning
Arakan Saibatin menuju Gedung Kuning #2
YM SPDB Brigjen. Drs. Edward Syah Pernong bersama Brigjen Heru Winoko (Kapolda yang lama)

PS: Mohon koreksinya jika ada kesalahan dalam penulisan nama, tempat, istilah atau pun maknanya. Tabik.

Jumat, 05 Juni 2015

Mist and Her


She is Rachel.
Mist was one thing she had never seen before. So, I took her to my hometown, Liwa. That was the longest trip which we made.

I told her that we can see the mist appears in front of my house even everywhere we are, if we wake up early. In the morning, she woke up early enthusiastically, she went out to see the mist appears in front of my house. She believe that what I've told her is true. The mist appears, very thick.

Then, I took her to a higher place, a hill behind my house. Finally, she got what she want to enjoy, the thing she never seen before. Mist still covers everything.

Who knows that something that was covered in the picture is a valley, my village.

She told me that she was very happy to see something she'd never seen before.