Kamis, 25 Juli 2013

Pagi, O Tao Toba!

Foto-foto di bawah ini diambil dari panatapan (tempat memandang) di atas Desa Galamolor, Muara, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.




Senin, 22 Juli 2013

Wisata Aek janji




Aek Janji atau Air Terjun Janji adalah sebuah air terjun yang terletak di tepi danau Toba di desa Bakkara, Humbang Hasundutan.

Kamis, 18 Juli 2013

Tugu Persatuan Toga Siregar


Tugu Persatuan Toga Siregar adalah sebuah lambang persatuan marga Siregar sedunia yang dibangun di tepi danau Toba, Baribaniaek, Muara, Tapanuli Utara yang juga adalah bonapasogit (kampung halaman) marga Siregar. Perlu diketahui, Muara juga merupakan kampung halaman bagi keturunan marga Aritonang (Ompusunggu, Simaremare, Rajagukguk) dan Simatupang (Togatorop, Siburian, Sianturi). Konon, dalam proses pendiriannya membutuhkan persetujuan dan dukungan dari seluruh keturunan Marga Siregar Sedunia.

Pulau Sibandang
Menurut cerita, Toga Siregar sendiri adalah anak dari pasangan Raja Lontung dan Si Boru Parame yang notabene adalah ibunya Raja Lontung sendiri. Toga Siregar memiliki 6 abang yaitu: Toga Sinaga, Toga Situmorang, Toga Pandiangan, Toga Nainggolan, Toga Simatupang dan Toga Aritonang; dan 2 boru yang dianggap anak, yaitu marga Sihombing dan Simamora. Toga Siregar sendiri memiliki 4 orang anak, yakni Silo (dikenal juga sebagai Sormin), Dongoran, Silali (dikenal juga sebagai Ritonga) dan Siagian. Berdasarkan tarombo (silsilah) yang diajarkan oleh bapakku, aku lahir dari Siregar generasi ke 17, dari anaknya yang bungsu, Siagian.

Tugu Siregar

Seiring berjalannya waktu, banyak keturunan marga Siregar pergi berdiaspora ke segala penjuru, membuka lahan baru dan akhirnya mendirikan kampung seperti di Tarutung, Pematang Siantar, Padang Sidempuan dan Sipirok. Karena diaspora tersebut, tak sedikit dari keturunannya mengalami perubahan seperti halnya penggunaan marga atau sub-marga baru (contohnya marga Sormin dan Ritonga).


Kamu Siregar yang mana? Kami Siregar Siagian.

Mengunjungi Tugu Siregar sudah menjadi rutinitas kami sekeluarga yang hidup di tanah perantauan ketika sedang pulang ke bonapasogit kami di Dolok Martumbur, Muara. Selain cerita dan sejarahnya, Tugu Siregar didirikan di atas bukit yang memiliki pemandangan yang sangat indah.

Bagi kami yang lahir di tanah perantauan, bisa mengunjungi tugu yang menjadi lambang persatuan marga kami adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena kami bisa tahu dan paham dari mana kami berasal. Di luar sana, masih banyak orang-orang Batak yang tak kenal, bahkan tak paham, dengan asal-usul atau identitas marganya.

Paomparan Siregar, sudah pernah ke tugu Siregar belum?

Action on Huta Ginjang

Duo Regar

Discuss something
Yihaa!!
Drink

JUMP!!
Arif Natanael Siregar
Feel flying
Arif on action 
Ikutan narsis

Kamis, 11 Juli 2013

Huta Ginjang


Huta Ginjang (berarti: Kampung Atas) adalah sebuah kampung yang berada di puncak salah satu bukit di kecamatan Muara, Tapanuli Utara. Huta Ginjang bisa ditempuh kurang lebih 30 menit dari kota Siborong-borong. Huta Ginjang dikenal sebagai tempat untuk menikmati panorama alam dan danau Toba. Tempat ini juga biasa dijadikan landasan olahraga paralayang (penduduk sekitar biasa menyebutnya gentole) dan biasa mendarat di desa Aritonang.

Tempat menikmati panorama

Para pengunjung yang sedang menikmati pemandangan

Duduk-duduk


Desa Sitanggor yang terlihat dari Huta Ginjang